Arsip‎ > ‎Berita‎ > ‎

Direktur/Mudir Ma'had Al-Jami'ah PTKIN Se-Indonesia Bertemu di UIN Sumatera Utara

posted May 13, 2018, 8:48 PM by Mahad Al-Jami'ah IAIN Manado   [ updated May 13, 2018, 8:49 PM ]
Bertempat di UIN Sumatera Utara Kota Medan, pada Direktur/Mudir Ma'had Al-Jami'ah PTKIN Se-Indonesia melakukan
pertemuan dari tanggal 8-12 Mei 2018. Perhelatan nasioanal para Direktur/Mudir Ma'had ini dirangkaikan dengan acara Rihlah Ilmiah V Para Mahasantri Ma'had Al-Jami'ah PTKIN Se-Indonesia di mana mereka mengikuti berbagai kegiatan lomba, seperti Syarhil Alquran, Debat dalam Bahasa Arab dan Inggris, serta Pidato dalam Bahasa Arab dan Inggris.

Direktur Ma'had Al-Jami'ah IAIN Manado turut hadir dalam kegiatan nasional ini dari tanggal 8-10 Mei 2018.

Pertemuan ini diisi dengan rangkaian FGD antar Direktur/Mudir Ma'had dan FGD antara para Direktur/Mudir Ma'had dengan Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A.

Dalam FGD pada tanggal 8 Mei 2018 di ruang rapat Rektorat UIN SU, Dirjen Pendis menyambut baik usaha bersama berbagai PTKIN melaksanakan program pembinaan mahasiswa melalui lembaga Ma'had Al-Jami'ah. Beliau dalam sambutannya menyampaikan beberapa poin penting. 

Pertama, Ma'had Al-Jami'ah memiliki posisi strategis untuk melakukan pembinaan keterampilan berbahasa internasional bagi
mahasiswa. Beliau merasa perihatin menyaksikan fakta bahwa di zaman sekarang ini sedikit sekali alumni PTKIN yang memiliki reputasi internasional. Menurut beliau, salah satu aspek penyebabnya adalah minimnya penguasaan ilmu alat, khususnya bahasa, yang dimiliki oleh para pelajar Islam di Indonesia.
Kedua, Ma'had Al-Jami'ah diharapkan untuk membina mahasiswa dengan baik sehingga mereka menjadi manusia-manusia berkarakter di masa mendatang. "Merekalah yang akan melanjutkan estapet kepemimpinan bangsa ini, " imbuhnya.
Ketiga, Ma'had Al-Jami'ah diharapkan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dan keterampilan IT yang baik supaya mereka dapat survive di era kebangkitan industri kontemporer sekarang ini.

Guna mewujudkan harapan-harapan ini, Prof. Kamaruddin Amin, dalam kapasitasnya sebagai Dirjen Pendis siap untuk membantu para pengelola Ma'had Al-Jami'ah dalam tiga aspek utama.

Pertama, ketersediaan dana yang cukup. Menurutnya, program yang baik ini tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan dana yang
cukup. Beliau berjanji akan menyampaikan kepada para Rektor dan Perencana untuk mengalokasikan dana yang cukup bagi Ma'had Al-Jami'ah di setiap PTKIN.
Kedua, ketersediaan sumber daya manusia. Beliau berjanji untuk mendorong para Rektor dan Perencana untuk mengeluarkan kebijakan, khususnya finansial, yang berpihak bagi ketersediaan sumber daya manusia yang cukup untuk membantu keterlaksanaan kegiatan Ma'had Al-Jami'ah.
Ketiga, penguatan posisi Ma'had Al-Jami'ah dalam Ortaker masing-masing PTKIN. Ma'had tidak lagi setingkat Unit Pembantu Teknis, tetapi perlu didorong untuk menjadi lembaga yang memiliki posisi administrasi yahng setara dengan fakultas.

Melalui Forum Ma'had ini, kepengurusan Forum Direktur Ma'had Al-Jami'ah Se-Indonesia telah terbentuk untuk masa kerja dua tahun. Forum telah sepakat untuk mengangkat Direktur Pusat Ma'had Al-Jami'ah UIN Maulana Malik Ibrahim, Dr. H. Akhmad Mudzakki, M.A, sebagai Ketua.

Disepakati pula bahwa tuan rumah pelaksanaan Forum Direktur/Mudir Ma'had Al-Jami'ah PTKIN Se-Indonesia tahun 2019 adalah Ma'had Al-Jami'ah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.