Arsip‎ > ‎Berita‎ > ‎

Mekanisme Sertifikasi Program Kesantrian bagi Mahasiswa Baru yang Tidak Berpartisipasi dalam Program Kesantrian

posted Nov 11, 2017, 1:11 AM by Mahad Al-Jami'ah IAIN Manado   [ updated Nov 11, 2017, 1:11 AM ]
Di hari terakhir masa Check-in (3/11/2017), dari 72 jumlah santri yang dijadwalkan wajib mengikuti Program Kesantrian di Ma'had Al-Jami'ah, hanya 38 (53%) orang yang benar-benar melakukan proses Check-in dan mengikuti program ini dan 1 orang melapor tidak dapat ikut karena sudah berkeluarga sehingga oleh pihak Ma'had diberikan kebijakan khusus.

Sementara yang lain (33 orang; 46%), tidak memberikan informasi sama sekali tentang status mereka dalam program ini.

Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya melalui postingan di halaman ini (http://www.mahad.iain-manado.ac.id/family-blog/syarat-syaratkelulusandalamprogramkesantrian), bahwa ada 5 syarat mutlak untuk dapat lulus mendapatkan sertifikat Program Kesantrian, maka mereka yang tidak bersedia mengikuti program ini dan disisi lain berkebutuhan untuk mengantongi sertifikat Program Kesantrian untuk keperluan Ujian Komprehensif di kemudian hari, mereka dikenakan syarat-syarat berikut untuk memperoleh Sertifikat Program Kesantrian:

1. Menghafal surah Al-Fatihah di luar kepala dengan kualitas tajwid yang tepat dan baik.
2. Menghafal dengan lancar 30 surah dari Juz 30 Al-Qur'an Al-Karim dengan kualitas tajwid yang tepat dan baik.
3. Menghafal dengan lancar 324 ungkapan dan kalimat dalam bahasa Arab dengan lancar dan benar.
4. Menunjukkan bukti-bukti berupa foto dan bukti-bukti lain yang meyakinkan bahwa pemohon Sertifikat Program Kesantrian telah, paling kurang empat (4) kali terlibat secara langsung dalam kegiatan yang berbeda, dalam bidang sosial, politik, budaya dan keagamaan yang dapat menimbulkan dampak positif terhadap masyarakat.
5. Mengikuti ujian Sertifikasi Program Kesantrian yang dilaksanakan oleh Pihak Pengelola Ma'had Al-Jami'ah.
Comments