Arsip‎ > ‎Berita‎ > ‎

Mengindonesia dengan Cinta: Santri Ma'had Al-Jami'ah Ngaji Filsafat Keindonesian

posted Jan 29, 2018, 4:55 AM by Unit Pusat Bahasa IAIN Manado   [ updated Jan 29, 2018, 4:57 AM ]
Setiap hari Senin, santri Ma'had Al-Jami'ah IAIN Manado menjalani kegiatan Ta’lim Afkar Islami. 

Malam ini mereka mendapatkan materi Keislaman dan Keindonesian.

Melalui materi yang disampaikan oleh KH. Fahruddin Faiz, para santri diingatkan bahwa inti keindonesian itu ada pada kebhinekaan yang berlandaskan pada semangat gotong royong. 

Gotong royong bukan sekedar kerja bakti, tetapi esensi semangat gotong royong adalah bagaimana kita dapat memberi kontribusi dalam usaha mencapai cita-cita bersama, yaitu Indonesia sejahtera adil dan makmur.

 Dengan demikian, Indonesia tidak dapat dibangun di atas perspektif konflik dan selalu merasa benar sendiri. 

Indonesia hanya bisa dibangun di atas perspektif gotong royong di mana semua orang menjalankan dharmanya atau fungsinya.

Ujung atau akhir dari dharma satu, meskipun cara mencapainya berbeda-beda.

Indonesia, pungkas pemateri, dialami dalam empat tingkatan, yaitu sebagai beban, kewajiban, kebutuhan dan cinta.

Harapan kita, semua menjalani keindonesiannya pada tingkat Meng-Indonesia sebagai Cinta.
Comments