Arsip‎ > ‎Berita‎ > ‎

Tata Cara Ujian Tes Lisan Sertifikasi Program Kesantrian Ma'had Al-Jami'ah

posted Nov 14, 2017, 6:47 PM by Mahad Al-Jami'ah IAIN Manado   [ updated Nov 14, 2017, 6:47 PM ]
Berikut ini adalah penjelasan teknik pelaksanaan ujian lisan hafalan Ungkapan/Kalimat Bahasa Arab dan surah-surah pendek sebagai bagian dari syarat untuk memperoleh Sertifikat Program Kesantrian.

Bahasa Arab:

1. Santri yang diuji akan duduk di depan menghadap dewan penguji.
2. Santri menyambung kata dari Ungkapan/Kalimat yang diujikan.
3. Setiap santri akan mendapatkan minimal 10 pertanyaan secara acak.
4. Santri harus mampu menjawab minimal 8 pertanyaan secara sempurna.

Surah-surah Pendek:

1. Santri yang diuji akan duduk di depan menghadap dewan penguji.
2. Santri menyambung ayat dari ayat/surah yang diujikan.
3. Setiap santri akan mendapatkan minimal 5 pertanyaan secara acak.
4. Santri harus mampu menjawab minimal 4 pertanyaan secara sempurna.

Santri yang gagal menjawab pertanyaan minimal dengan baik akan diberi kesempatan untuk ujian ulang di tempat sebanyak 1 kali (apabila waktu dan kondisi memungkinkan). 

Apabila santri masih gugur dalam kesempatan ke dua tersebut, maka santri diberi kesempatan untuk menguasai materi kembali selama 1 minggu. 

Apabila setelah 1 minggu santri tidak juga dapat menunjukkan penguasaannya terhadap materi yang diwajibkan, maka proses ujiannya akan diserahkan kepada pihak kedua yang ditunjuk oleh pihak Manajemen Ma'had Al-Jami'ah. Biaya yang muncul setelah diserahkan kepada pihak kedua adalah tanggungjawab santri.

Comments