Qs&As

1. Apakah Program Kesantrian wajib bagi semua mahasiswa baru IAIN Manado?

    Jawaban: Iya, wajib karena sertifikat Program Kesantrian menjadi prasyarat untuk mengikuti ujian komprehensif.

2. Apakah ini berlaku untuk semua angkatan mahasiwa?

    Jawaban: Ketetapan ini berlaku sejak tahun 2017 sehingga ia berlaku untuk semua mahasiswa sejak angkatan masuk tahun 2017

3. Apakah santri harus ikut Program Kesantrian sesuai jadwal yang telah ditetapkan di sini.

   Jawaban: Iya, santri wajib ikut Program Kesantrian sesuai jadwal.

4. Apakah santri boleh TIDAK ikut karena alasan tertentu, seperti sudah menikah atau alasan kuat lainnya?

    Jawaban: Tidak,  semua wajib ikut. Tetapi jika kondisi santri tidak memungkinkan karena alasan sudah menikah, maka mekanisme keikutsertaannya tidak harus tinggal di Asrama Ma'had Al-Jami'ah IAIN Manado. Tetapi beban partisipasi dan bentuknya harus dikonsultasikan dengan pihak manajemen Program Kesantrian pada hari jadwal Check-in santri. Pihak manejemen punya hak untuk menentukan mekanisme keikutsertaan santri dengan mempertimbangkan kesetaraan kualitas dan beban dengan mereka yang harus tinggal di asrama selama program. 

5. Bagaimana dengan mahasiswa kelas non-regular? 

    Jawaban: Sama dengan jawaban untuk pertanyaan No. 4 di atas. 

6. Apakah santri yang TIDAK ikut pada Gelombang sebelumnya boleh ikut pada Gelombang yang akan berjalan?

   Jawaban: Pada dasarnya tidak boleh sebab setiap santri wajib masuk pada jadwal yang telah ditetapkan. Tetapi, apabila tingkat partisipasi santri yang dijadwalkan ikut pada Gelombang berjalan tidak memenuhi kuota, maka santri yang tidak ikut pada Gelombang sebelumnya, Gelombang di mana mereka dijadwalkan, boleh diikutsertakan. Kebijakan ini dapat diambil pada hari kedua Check-in apabila tingkat partisipasi santri terjadwal masih rendah. Hal ini harus didiskusikan secara langsung dengan pihak menajemen Ma'had Al-Jami'ah. Pihak manejemen berhak untuk menyetujui atau tidak menyetujui.

7. Apakah santri yang dijadwalkan masuk Program Kesantrian pada Gelombang berikut boleh dimajukan atau ikut pada Gelombang yang akan berjalan?

   Jawaban: Pada dasarnya tidak boleh sebab setiap santri wajib masuk pada jadwal yang telah ditetapkan. Tetapi, apabila tingkat partisipasi santri yang dijadwalkan tidak memenuhi kuota, maka mereka yang ingin ikut pada Gelombang berjalan, keikutsertaan santri yang dijadwalkan masuk  pada Gelombang berikut dapat dipertimbangkan pada hari ketiga Check-in (jika tingkat partisipasi masih rendah). Hal ini harus didiskusikan dengan pihak menajemen Ma'had Al-Jami'ah secara langsung. Pihak manejemen berhak ntuk menyetujui atau tidak menyetujui.

8. Bagaimana dengan mahasiswa yang tidak ikut dalam tahun berjalan? 
   Jawaban: di halaman ini.

9. Apakah kunci kamar Ma'had wajib dikembalikan?
Jawaban: Mereka yang mengikuti proses Check-out dan telah mengambil Kunci Kamar Ma'had Al-Jami'ah saat mereka mengikuti proses Check-in memiliki waktu 3x24 jam untuk mengembalikan kunci tersebut ke pihak manajemen Ma'had Al-Jami'ah, terhitung sejak tanggal Check-out. Apabila kunci tersebut tidak dikembalikan ke pihak Manajemen Ma'had dalam masa waktu 3x24 jam dan pihak santri tidak melaporkan apakah kunci itu hilang atau rusak, maka:
1. Yang bersangkutan tidak berhak mendapatkan Sertifikat Program Kesantrian.
2. Kunci tersebut secara otomatis dianggap hilang dan pihak Manajemen Ma'had akan melakukan duplikasi kunci pengganti menggunakan uang deposit yang disetorkan santri saat proses Check-in.

10. Kapan barang bawaan santri harus diangkat dari Asrama Ma'had Al-Jami'ah?
Jawaban: Seluruh santri yang Check-Out bahwa Anda harus segera membawa serta semua barang bawaan dari asrama. Barang yang tertinggal di asrama setelah 3x24 jam dari jadwal Check-out akan dianggap barang buangan dan pihak manajemen Ma'had Al-Jami'ah tidak bertanggungjawab atas segela resiko kerusakan dan kehilangan yang terjadi.
Comments